Kemarin, Senin siang, bertepatan dengan hari libur tahun baru Hijriyah 1430, saya menyempatkan diri untuk melihat langsung lokasi semburan lumpur di Gresik. Awalnya nggak ada rencana untuk kesana, karena saya dan dua anak saya lagi bermotor ria ke "Makam Putri Cempo". Saat berniat pulang ke rumah, kami berpapasan dengan sepasang remaja yang menanyakan dimana lokasi semburan lumpur Gresik yang sekarang lagi hangat diberitakan oleh media cetak dan televisi.
Setelah saya menunjukkan arah lokasinya(kebetulan hari Minggu sepulang dari kondangan manten di Surabaya kita melewati lokasi tsb), lah kok saya jadinya kepingin juga melihat dari dekat semburan lumpur tersebut. Segera setelah mendapatkan kesepakatan dari dua anak saya yang sudah terlihat capek dan lelah, kita memutuskan untuk mampir kesana sembari pulang menuju rumah.


Seperti halnya Lumpur Lapindo di Porong, lokasi semburan lumpur yang tidak jauh dari wisata religi "Giri Kedaton dan Makam Sunan Giri" tersebut ternyata banyak di penuhi oleh "pengunjung", yang kebanyakan adalah warga Gresik sendiri. Sehingga ada beberapa kelompok pemuda setempat menyediakan lokasi parkir untuk motor dan mobil dadakan di area pengeboran minyak tersebut. Bahkan juga ada beberapa pedagang makanan dan minuman mencoba mencari peruntungan di tengah ramainya pengunjung semburan lumpur Gresik.
Pada saat kami sampai di sana semburan lumpur terlihat sudah berhenti. Menurut informasi yang ada, terdapat empat titik semburan. Tiga diataranya sudah berhasil disumbat. Sedangkan satu lagi masih menampakkan aktifitasnya setiap 3 menitan. Rupanya team dari pihak pengeboran minyak(Petrochina)sudah berhasil mengendalikan titik titik semburan tersebut, untuk tidak menjadi semakin berlarut seperti halnya di Porong, Sidoarjo.
Lokasi semburannya sendiri adalah memang daerah yang kaya akan kandungan minyak dan gas, yang di masa-masa sebelumnya dilokasi tersebut banyak masyarakat setempat memasak makanan khas kota Gresik yakni "Kupat Kheteg".
Ya....kita sebagai warga Gresik sangat mengharapkan keseriusan pihak Petrochina yang melakukan pengeboran di area tersebut untuk segera menuntaskan segala pekerjaan sehubungan dengan penanggulangan semburan-semburan lumpur tersebut. Kita juga berharap kepada pihak Pemda Kabupaten Gresik untuk memberikan perhatian dan pengawasan yang serius terhadap masalah ini. Dan sebagai masyarakat Gresik, marilah kita bersama-sama ikut mencermati dan ikut mengawasi masalah ini. Jangan sampai peristiwa Lapindo di Porong, Sidoarjo terulang di kota Gresik tercinta.



Penguasaan bahasa asing adalah "senjata" yang sangat dibutuhkan oleh setiap orang sebagai bekal utama yang kompetitive di dunia kerja di era global seperti saat ini. Apakah itu bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Jepang, Arab, dan bahkan Cina akan sangat membantu seseoarang bukan hanya mendapatkan pekerjaan tapi juga dalam "mendongkrak" kemajuan karir. Dengan kata lain seseorang yang menguasai bahasa asing yang populer otomatis memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan panggilan kerja, kesempatan meniti karir lebih baik, meningkatkan rasa percaya diri, dan pada akhirnya mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik di bandingkan dengan sesama rekannya yang mempunyai latar belakang pendidikan yang serupa.

Cara Menguasai Lebih Mudah dan Cepat

Saat ini sarana untuk belajar bahasa asing sangat banyak sekali dan bisa kita temui hampir diseluruh pelosok tanah air. Dari yang murah hingga yang bonafide dan sangat mahal. Dari yang berpromo hanya lewat selebaran dan spanduk, hingga yang mampu beriklan di media cetak dan televisi. Semuanya pada prinsipnya sama, menawarkan paket program belajar bahasa Inggris/ asing yang harus ditempuh dalam waktu yang cukup lama bahkan bertahun-tahun. Pada akhirnya membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan tentu saja konsistensi untuk belajar dalam rentang waktu yang cukup lama. Sehingga memang, bagi sebagian besar orang, akan menjadi tidak gampang untuk dapat meguasai bahasa asing.

Tetapi nggak perlu berkecil hati bagi yang mengalami kesulitan serupa dalam menguasai bahasa asing. Saat ini ada metoda/cara yang benar-benar baru dan berbeda untuk dapat menguasai berbagai bahasa asing dengan mudah dan lebih cepat. Suatu metoda yang benar-benar baru dan berbeda dari kursus-kursus yanga kita temui pada umumnya. Metoda ini di kembangkan oleh KH Ahmad Shaleh di Pondok Pesantren Nurur Riyadhoh, Desa Alas Tengah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Hanya diperlukan sekali kedatangan di Ponpes tersebut, selanjutnya dikembangkan sendiri di rumah selama 3 bulan. Dan anda akan mahir menguasai bahasa asing dengan lancar.

Tidak cuma bahasa Inggris saja yang bisa dipelajari di Ponpes itu. Bahkan menurut sang Kyai, 12 bahasa asing lainnya bisa sekaligus juga dipelajari. Selama proses belajar tersebut tidak diperlukan alat bantu apapun, baik kaset bahasa asing, video, laboratorium bahasa, apalagi native speaker dari manca negara. Yang perlu dilakukan adalah pengisian/pengijazaan ilmu, membaca do'a, dan kemudian membaca wirid yang diberikan oleh sang Kyai. Mereka menyebut metoda ini adalah "Ilmu Laduni".

Hanya dalam waktu singkat setelah menjalani ritual tersebut(lihat video ini), maka santri akan langsung bisa cas cis cus menggunakan bahasa yang diinginkan. Dan selanjutnya kembali ke kita sendiri bagaimana kita dapat mengembangkan apa yang sudah kita dapat dari Ponpes tersebut dengan melatihnya di rumah. Kelihatanya sangat praktis dan mengundang penasaran saya sendir untuk bisa datang dan mencoba metoda ini. Terbukti, walaupun Ponpes Nurur Riyadhoh sendiri tidak pernah promo di media cetak, tetapi keberadaan metoda belajar bahasa asing dengan menggunakan "Ilmu Laduni" ini cukup banyak diketahui oleh masyarakat dan juga pernah diekspos oleh salah satu televisi swata, majalah dan situs berita dunia maya yang ternama di tanah air.
Penasaran...???? ikutan nyoba yuk....



Sample Text

Powered by Blogger.

Popular Posts

Total Pageviews